Asal-usul Pose Foto Atlet Gigit Medali Emas
Ada semacam ritual yang dilakukan para atlet setiap kali berhasil menjuarai pertandingan, yakni menggigit medali emas yang diperolehnya.
RAJAIDR - Momen ini pun sering diabadikan para fotografer dan tak jarang mereka akan meminta para atlet berpose dengan mengigit medali emas beberapa kali.
Pada abad 19, terjadi perburuan emas besar-besaran di Australia, Selandia Baru, Brasil, Kanada, Afrika Selatan hingga Amerika Serikat. Tak hanya emas, pada masa itu berbagai logam mulia dan batu mineral langka lainnya juga dicari-cari para penambang.
Untuk menguji apakah batu atau metal yang mereka temukan adalah emas murni atau pirit (mineral berwarna kekuningan dengan kilap logam yang cerah), caranya adalah dengan menggigitnya. Seperti dikutip dari Pop Sugar, dikatakan bahwa gigi manusia lebih keras dari emas murni, tapi lebih lunak daripada pirit.
Berita Terbaru dan Terpercaya - Jika yang mereka dapat adalah emas asli atau murni, maka akan tertinggal bekas cetakan gigi pada logam tersebut saat digigit. Sebaliknya jika yang digigit adalah pirit, maka gigi mereka akan patah.
Medali mengandung emas murni pertama kali diberikan pada para juara di Olimpiade St. Louis 1904. Namun seiring berjalannya waktu, kini medali emas tak lagi mengandung 100 persen emas. Bahkan 50 persennya pun tidak. Medali emas murni terakhir diberikan saat Olimpiade Stockholm 1912. Sejak itu, tak ada lagi medali dengan kadar 100 persen emas murni.
medali emas yang beredar saat ini hanya mengandung 1,34 persen dan sisanya adalah perak. Kandungan perak di dalam medali pun sebagian besar merupakan logam daur ulang.
Silahkan dibaca juga berita berikut ini :
Wanita Ini Dilarikan ke Rumah Sakit Karena Ganti Pakaian Dalam Sebulan Sekali
Silahkan dibaca juga berita berikut ini :
Wanita Ini Dilarikan ke Rumah Sakit Karena Ganti Pakaian Dalam Sebulan Sekali
Tapi bukan berarti medali emas yang diterima para atlet sekarang ini tidak ada harganya. Menurut penulis majalah Forbes Anthony DeMarco kepada ABC News, material yang digunakan untuk membuat 'medali emas' zaman sekarang bernilai USD 564 atau sekitar Rp 8,2 juta.
Setelah mengetahui sejarahnya, mungkin para atlet sebaiknya tidak mengigit medali emasnya terlalu keras. Alih-alih selebrasi kemenangan, gigi justru bisa jadi rusak.
Kelebihan yang bisa anda dapatkan dengan bermain di
RAJAIDR adalah Situs Poker Online Terpercaya, DominoQQ, dan BandarQ terpercaya di Indonesia, dengan Bonus Terbesar di Indonesia
♦ Bank Online 24jam ( Kecuali Gangguan )
♦ Bonus Referensi 20% ( Seumur Hidup )
♦ Bonus Cashback Mencapai 0,5% Setiap Selasa Dan Jumat
♦ 8 Game Dalam 1 User ID
Minimal Deposit Rp 20.000,-
Minimal Withdraw Rp 25.000,-
Untuk lebih lanjut bisa hubungin Customer Service kami :
Website : ratuidr.net
Whatsapp : +85581651464
Pin BB : D8CCE01B




Tidak ada komentar